Kam. Jun 18th, 2026

Sambut Penerbangan Perdana Batik Air di Muara Bungo Dihadiri Gubernur Jambi, Bupati Bungo dan Kepala Daerah Tetangga

MUARA BUNGO, PALUPINEWS.COM – Sebuah tonggak penting dalam penguatan konektivitas dan percepatan pertumbuhan ekonomi wilayah barat Provinsi Jambi resmi tercatat pada Senin (15/6/2026). Maskapai Batik Air melakukan penerbangan perdana (inaugural flight) rute Jakarta (CGK) – Muara Bungo (BUU) dengan pesawat Airbus A320 yang mendarat mulus di Bandara Muara Bungo.

Momentum bersejarah tersebut disambut langsung oleh Gubernur Jambi, Al Haris, Bupati Bungo Dedy Putra, anggota DPR RI Dapil Jambi Edi Purwanto dan Zulfikar Achmad, jajaran manajemen Batik Air dan Lion Group, serta sejumlah kepala daerah dari kawasan sekitar, termasuk Kabupaten Tebo, Merangin, dan Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat.

Kehadiran Batik Air dinilai sebagai langkah strategis yang telah lama dinantikan masyarakat. Selain memperluas pilihan transportasi udara, rute ini menjadi jalur penting yang menghubungkan kawasan barat Jambi secara langsung dengan pusat pemerintahan dan bisnis nasional di Jakarta.

Gubernur Jambi Al Haris mengatakan, beroperasinya Batik Air merupakan jawaban atas meningkatnya kebutuhan mobilitas masyarakat serta aktivitas ekonomi yang terus berkembang di wilayah barat provinsi tersebut.

“Wilayah barat Jambi memiliki jumlah penduduk yang besar dengan aktivitas ekonomi yang terus tumbuh. Kehadiran Batik Air menjadi solusi transportasi udara yang lebih cepat, nyaman, dan efisien bagi masyarakat,” ujarnya.

Menurut Al Haris, konektivitas udara memiliki peran vital dalam pemerataan pembangunan. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Jambi berkomitmen mendukung pengembangan Bandara Muara Bungo agar menjadi salah satu pusat transportasi udara utama di wilayah tersebut.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Pemprov Jambi saat ini mulai membangun fasilitas VIP bandara guna menunjang pelayanan tamu pemerintahan, dunia usaha, dan berbagai kegiatan strategis lainnya.

Sementara itu, Bupati Bungo Dedy Putra menyebut keberhasilan menghadirkan Batik Air merupakan hasil sinergi dan kolaborasi berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah di kawasan barat Jambi.

“Ini bukan sekadar penerbangan baru, tetapi lompatan besar bagi konektivitas daerah. Masyarakat kini memiliki akses langsung menuju Jakarta tanpa harus menempuh perjalanan darat berjam-jam ke bandara lain,” kata Dedy.

Ia optimistis kehadiran maskapai full service tersebut akan menjadi katalisator pertumbuhan investasi, perdagangan, serta sektor pariwisata yang selama ini memiliki potensi besar namun terkendala aksesibilitas.

Dukungan dari sejumlah kepala daerah tetangga yang turut hadir dalam penyambutan penerbangan perdana juga menunjukkan bahwa Bandara Muara Bungo tidak hanya melayani kebutuhan Kabupaten Bungo, melainkan menjadi gerbang udara strategis bagi kawasan barat Jambi dan wilayah perbatasan Sumatera Barat.

Dengan beroperasinya Batik Air setiap hari menggunakan armada Airbus A320, masyarakat kini memiliki pilihan penerbangan yang lebih nyaman dengan kapasitas penumpang dan bagasi yang lebih besar. Kehadiran rute langsung Jakarta–Muara Bungo diharapkan mampu mempercepat arus investasi, meningkatkan mobilitas masyarakat, serta membuka peluang ekonomi baru bagi daerah.

Penerbangan perdana ini sekaligus menandai babak baru perkembangan transportasi udara di Kabupaten Bungo, yang kini semakin terkoneksi dengan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi nasional. Ke depan, Bandara Muara Bungo diproyeksikan menjadi salah satu simpul transportasi penting yang mendukung kemajuan kawasan barat Provinsi Jambi. (dw)

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *