Rab. Feb 4th, 2026

52 Prajurit Kodim 0416/Bute Naik Pangkat, Dandim Dedy Pungky: Ini Bukan Hadiah, Tapi Penghargaan atas Pengabdian

PALUPINEWS.COM – BUNGO – Sebanyak 52 prajurit Kodim 0416/Bungo Tebo resmi naik pangkat pada periode 1 Oktober 2025. Upacara Korps Raport Kenaikan Pangkat dipimpin langsung oleh Dandim 0416/Bute Letkol Inf Dedy Pungky Irawanto, S.I.P., M.I.Pol., di Lapangan Apel Makodim 0416/Bungo Tebo, Jl. Perwira No. 1, Kelurahan Pasar Muara Bungo, Kecamatan Pasar Muara Bungo, Kabupaten Bungo, pada Kamis (2/10/2025).

Dalam amanatnya, Dandim Dedy Pungky menyampaikan rasa syukur atas kesempatan dan kesehatan yang diberikan, sehingga seluruh keluarga besar Kodim 0416/Bute dapat melaksanakan upacara dengan penuh khidmat dan rasa bangga.

“Pada hari ini, kita melaksanakan upacara Korps Raport Kenaikan Pangkat Perwira, Bintara, Tamtama serta Pegawai Negeri Sipil Kodim 0416/Bungo Tebo dalam suasana penuh syukur dan kebanggaan. Kenaikan pangkat bukanlah hadiah semata, tetapi hasil dari dedikasi, disiplin, serta pengabdian tulus kepada bangsa dan negara,” ujar Dandim Pungky, Abituren Akmil 2005 itu.

52 Personel Terima Kenaikan Pangkat

Pada periode kali ini, 52 personel menerima kehormatan kenaikan pangkat, terdiri dari:

6 Perwira,

32 Bintara,

13 Tamtama, dan

1 Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Kenaikan pangkat tersebut merupakan bentuk penghargaan atas prestasi kerja, dedikasi, loyalitas, dan tanggung jawab yang telah ditunjukkan oleh para prajurit dalam mengemban amanah tugas dan pengabdian kepada negara.

Motivasi untuk Meningkatkan Semangat Juang

Dalam arahannya, Dandim 0416/Bute berpesan agar setiap personel menjadikan kenaikan pangkat ini sebagai pemicu semangat juang dan motivasi pengabdian yang lebih baik di masa mendatang.

“Jadikan kenaikan pangkat ini sebagai sumber motivasi dan inspirasi, sehingga akan tumbuh semangat kejuangan yang tinggi serta semangat pengabdian terbaik kepada rakyat, TNI, dan bangsa serta negara Indonesia,” tandasnya.

Tradisi Penyiraman Air Bunga: Simbol Penyucian Diri

Sebagai penutup, upacara dilanjutkan dengan prosesi tradisi penyiraman air bunga kepada seluruh prajurit yang naik pangkat. Tradisi tersebut memiliki makna filosofis sebagai simbol penyucian diri, lahirnya semangat baru, serta doa agar setiap personel tetap teguh, tulus, dan ikhlas dalam menjalankan tugas pengabdian kepada TNI AD, rakyat, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *