BUNGO – Memasuki hari ketiga pelaksanaan program unggulan TNI Angkatan Darat (AD) melalui Kodim 0416/Bute dalam merehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), progres pembangunan di lapangan menunjukkan perkembangan yang sangat signifikan.
Pembangunan yang menyasar kediaman Bapak Maskur Hanapi (70) tahun seorang buruh tani yang tinggal di Desa Pancuran Gading, Kecamatan Muko-Muko Bathin VII kini sudah mulai memasuki tahap pemasangan kerangka atap kayu.
Pantauan di lokasi pada hari ketiga ini menunjukkan semangat gotong royong yang luar biasa antara personel TNI dan warga setempat. Sebuah mobil dinas operasional Danramil 416-06/Muara Bungo terlihat bersiaga di lokasi untuk mendukung kelancaran distribusi material logistik dan bahan bangunan yang dibutuhkan.
Sinergi TNI dan Warga Percepat Pembangunan
Di lokasi proyek, kerangka utama rumah tersebut sudah berdiri kokoh. Sejumlah tiang utama dan rangka atap berbahan kayu berkualitas tinggi mulai terpasang rapi berkat kerja keras para prajurit TNI bersama masyarakat sekitar.
Danramil 416-06/Muara Bungo
KAPTEN ARH Zuriadi dalam kesempatan nya menyampaikan, bahwa program rehabilitasi ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI AD dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat, khususnya bagi para lansia dan pekerja sektor informal seperti buruh tani yang membutuhkan hunian lebih layak dan sehat.
”Hari ketiga ini fokus kita adalah menyelesaikan bagian atas atau rangka atap. Dengan dukungan material yang lancar serta bantuan tenaga dari masyarakat sekitar, kami optimis pembangunan rumah baru untuk Bapak Maskur ini dapat selesai tepat waktu dan segera bisa ditempati dengan nyaman,” ujar salah satu personel di lokasi.
Berdasarkan papan informasi proyek yang terpasang di lokasi, rumah baru ini nantinya akan jauh lebih sehat dan representatif dibanding kondisi awalnya yang sangat memprihatinkan.
Dukungan penuh dari Kodim 0416/Bute melalui Koramil 416-06/Muara Bungo memastikan setiap detail pembangunan dikerjakan dengan standar kelayakan yang baik.
Pihak TNI juga mengapresiasi keaktifan masyarakat Pancuran Gading I yang tanpa lelah ikut bergotong royong setiap harinya. Kemanunggalan TNI dan rakyat inilah yang menjadi kunci utama cepatnya progres pembangunan fisik di hari ketiga ini.
(Ismar)

